Pages

Tampilkan postingan dengan label Digital. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Digital. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Februari 2014

Bahasa Assembler (Assembly)

IC 89S51 adalah salah satu ic mikro kontroller yang cocok untuk belajar program bagi pemula. Pemrogramannya cukup simpel dan mudah dimengerti serta banyak referensinya. Bahasa yang sering dipakai untuk pemrograman IC 89S51 adalah bahasa assembler (meskipun kini sudah banyak juga yang memakai bahasa c).
Bahasa assembler adalah instruksi dasar mesin pada mikro kontroller. Bahasa ini berupa kode perintah program dan nilai heksa desimal yang dipisahkan dengan spasi. Bahasa assembler pada pemrograman IC 89S51 mengacu pada instruksi set dari atmel selaku produsen IC tersebut.
Contoh bahasa assembler :
MOV     R1,#F7h
CALL     TUNDA
Instruksi MOV R1,#F7h berarti meemberi nilai heksa desimal sebesar F7 pada R1. Jadi setelah instruksi ini maka R1 bernilai F7h.
Instruksi CALL TUNDA berarti alur program menuju ke label TUNDA dan akan kembali setelah ada perintah RET
Berikut ini beberapa instruksi assembler yang sering dipakai :
InstruksiPenjelasanContoh
MOVMemindahkan/mengisi nilai pada suatu register atau akumulatorMOV R1,#F7h
MOVCMemindahkan/mengisi nilai dari lookup table ke akumulatorMOVC A,@A+DPTR
CALLMemindahkan alur program ke label setelah callCALL TUNDA
ADDMenjumlahkan akumulator dengan nilai byteADD A,#5Bh
ADDCMenjumlahkan akumulator dengan nilai byte disertai carryADDC A,#87h
SUBBMengurangi akumulator dengan nilai byteSUBB A,#45h
INCDitambah satuINC A
DECDikurangi satuDEC A
ANLOperasi logika ANDANL A,#77h
ARLOperasi logika ORORL A,#77h
CPLOperasi logika NOTCPL A
SETBMembuat nilai bit menjadi satuSETB TR1
CLRMembuat nilai bit menjadi nolCLR TR1
RLNilai byte digeser ke kiriRL A
RLCNilai byte digeser ke kiri melibatkan carryRLC A
RRNilai byte digeser ke kananRR A
RRCNilai byte digeser ke kananRRC A
SWAPMenukar 4bit (nible) dalam satu byteSWAP A
JBLompat jika nilai bit=1JB P1.1,TERUS
JNBLompat jika nilai bit=0JNB TF1,LANJUT
JCLompat jika nilai carry=1JC TERUS
JNCLompat jika nilai carry=0JNC LANJUT
JZLompat jika nilai akumulator=1JZ TERUS
JNZLompat jika nilai akumulator=0JNZ LANJUT
DJNZKurangi satu lalu lompat ke label jika nilai belum sama dengan nolDJNZ R1,ULANG
CJNEBandingkan isi akumulator dengan nilai byte lalu lompat ke label jika nilainya tidak samaCJNE A,#77h,BEDA
JMPLompat ke label. selain JMP ada lagi instruksi lompat yaitu AJMP, LJMP dan SJMPJMP START
PUSHMemindahkan nilai ke register penampungPUSH R1
POPMengambil nilai dari register penampungPOP R1
ORGInisialisasi memori awal program, biasanya diisi #00hORG 00h
ENDAkhir programEND

Senin, 06 Januari 2014

Mikroprosesor

         Mikroprosesor adalah suatu komponen yang berbentuk chip IC (Integrated Circuit) yang terdiri dari beberapa rangkaian yaitu ALU (Arithmatic Logic Unit), CU ( Control Unit), dan Register. Mikroprosesor juga disebut juga sebagai CPU (Central Processing Unit) dan merupakan komponen yang sangat penting di dalam sistem komputer. Mikroprosesor berfungsi sebagai pusat untuk memproses data di dalam sistem komputer.



Bagian terpenting dari prosesor terbagi menjadi 3 yaitu :
  • Aritcmatics Logical Unit (ALU), adalah alat yang melakukan pelaksanaan dasar seperti pelaksanaan aritmatika (tambahan, pengurangan, dan semacamnya), pelaksanaan logis (AND, OR, NOT), dan pelaksanaan perbandingan (misalnya, membandingkan isi sebanyak dua slot untuk kesetaraan). Pada unit inilah dilakukan "kerja" yang nyata;
  •  Control Unit (CU), merupakan suatu alat pengontrolan yang berada dalam komputer yang memberitahukan unit masukan mengenai jenis data, waktu pemasukan, dan tempat penyimpanan didalam primary storage. Control unit juga bertugas memberitahukan kepada arithmatic logic unit mengenai operasi yang harus dilakukan, tempat data diperoleh, dan letak hasil ditempatkan Perangkat-perangkat alat proses bersertaperlengkapan;
  • Memory Unit (MU), merupakan bagian dari processor yang menyimpan alamat-alamat register data yang diolah oleh ALU dan CU.

Sejarah Perkembangan Mikroprocessor :

1971: 4004 Microprocessor
Pada tahun 1971 munculah microprocessor pertama Intel , microprocessor 4004 ini digunakan pada mesin kalkulator Busicom. Dengan penemuan ini maka terbukalah jalan untuk memasukkan kecerdasan buatan pada benda mati.
1972: 8008 Microprocessor
Pada tahun 1972 munculah microprocessor 8008 yang berkekuatan 2 kali lipat dari pendahulunya yaitu 4004.
1974: 8080 Microprocessor
Menjadi otak dari sebuah komputer yang bernama Altair, pada saat itu terjual sekitar sepuluh ribu dalam 1 bulan
1978: 8086-8088 Microprocessor
Sebuah penjualan penting dalam divisi komputer terjadi pada produk untuk komputer pribadi buatan IBM yang memakai prosesor 8088 yang berhasil mendongkrak nama intel.
1982: 286 Microprocessor
Intel 286 atau yang lebih dikenal dengan nama 80286 adalah sebuah processor yang pertama kali dapat mengenali dan menggunakan software yang digunakan untuk processor sebelumnya.
1985: Intel386™ Microprocessor
Intel 386 adalah sebuah prosesor yang memiliki 275.000 transistor yang tertanam diprosessor tersebut yang jika dibandingkan dengan 4004 memiliki 100 kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan 4004
1989: Intel486™ DX CPU Microprocessor
Processor yang pertama kali memudahkan berbagai aplikasi yang tadinya harus mengetikkan command-command menjadi hanya sebuah klik saja, dan mempunyai fungsi komplek matematika sehingga memperkecil beban kerja pada processor.
1993: Intel® Pentium® Processor
Processor generasi baru yang mampu menangani berbagai jenis data seperti suara, bunyi, tulisan tangan, dan foto.
1995: Intel® Pentium® Pro Processor
Processor yang dirancang untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation, yang dibuat untuk memproses data secara cepat, processor ini mempunyai 5,5 jt transistor yang tertanam.
1997: Intel® Pentium® II Processor
Processor Pentium II merupakan processor yang menggabungkan Intel MMX yang dirancang secara khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik secara efisien. Terdapat 7.5 juta transistor terintegrasi di dalamnya sehingga dengan processor ini pengguna PC dapat mengolah berbagai data dan menggunakan internet dengan lebih baik.
1998: Intel® Pentium II Xeon® Processor
Processor yang dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server. Intel saat itu ingin memenuhi strateginya yang ingin memberikan sebuah processor unik untuk sebuah pasar tertentu.
1999: Intel® Celeron® Processor
Processor Intel Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processor yang ditujukan untuk pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processor yang lebih cepat bagi pengguna yang ingin membangun sebuah system computer dengan budget (harga) yang tidak terlalu besar. Processor Intel Celeron ini memiliki bentuk dan formfactor yang sama dengan processor Intel jenis Pentium, tetapi hanya dengan instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil, kecepatan (clock speed) yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada processor Intel jenis Pentium. Dengan keluarnya processor Celeron ini maka Intel kembali memberikan sebuah processor untuk sebuah pasaran tertentu.
1999: Intel® Pentium® III Processor
Processor Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi baru yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga dimensi, audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara.
1999: Intel® Pentium® III Xeon® Processor
Intel kembali merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon tetapi jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini adalah ia dapat mempercepat pengolahan informasi dari system bus ke processor , yang juga mendongkrak performa secara signifikan. Processor ini juga dirancang untuk dipadukan dengan processor lain yang sejenis.
2000: Intel® Pentium® 4 Processor
Processor Pentium IV merupakan produk Intel yang kecepatan prosesnya mampu menembus kecepatan hingga 3.06 GHz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah formfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3.4 GHz.
2001: Intel® Xeon® Processor
Processor Intel Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula.
2001: Intel® Itanium® Processor
Itanium adalah processor pertama berbasis 64 bit yang ditujukan bagi pemakain pada server dan workstation serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing ( EPIC ).
2002: Intel® Itanium® 2 Processor
Itanium 2 adalah generasi kedua dari keluarga Itanium
2003: Intel® Pentium® M Processor
Chipset 855, dan Intel® PRO/WIRELESS 2100 adalah komponen dari Intel® Centrino™. Intel Centrino dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar akan keberadaan sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana.
2004: Intel Pentium M 735/745/755 processors
Dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya.
2004: Intel E7520/E7320 Chipsets
7320/7520 dapat digunakan untuk dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2 400 memory, and PCI Express peripheral interfaces.
2005: Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz
Sebuah processor yang ditujukan untuk pasar pengguna komputer yang menginginkan sesuatu yang lebih dari komputernya, processor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache, dan HyperThreading.
2005: Intel Pentium D 820/830/840
Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan HyperThreading.
2006: Intel Core 2 Quad Q6600
Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power ( TDP )
2006: Intel Quad-core Xeon X3210/X3220
Processor yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4GHz, berturut-turut , dengan 8MB L2 cache ( dapat mencapai 4MB yang diakses untuk tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power (TDP)


Karakteristik Mikroprosesor
Berikut adalah karakteristik penting dari mikroprosesor :
  1. Ukuran bus data internal (internal data bus size): Jumlah saluran yang terdapat dalam mikroprosesor yang menyatakan jumlah bit yang dapat ditransfer antar komponen di dalam mikroprosesor.
  2. Ukuran bus data eksternal (external data bus size): Jumlah saluran yang digunakan untuktransfer data antar komponen antara mikroprosesor dan komponen-komponen di luar mikroprosesor.
  3. Ukuran alamat memori (memory address size): Jumlah alamat memori yang dapat dialamati oleh mikroprosesor secara langsung.
  4. Kecepatan clock (clock speed): Rate atau kecepatan clock untuk menuntun kerja mikroprosesor.
  5. Fitur-fitur spesial (special features): Fitur khusus untuk mendukung aplikasi tertentu seperti fasilitas pemrosesan floating point, multimedia dan sebagainya.


Faktor lain yang mempengaruhi kecepatan adalah :
  •  Dual-Core mampu memproses beberapa aplikasi secara paralel. Dengan Hyper-Threading, beberapa tugas dijalankan melalui satu arus, tapi dengan dual-core, tugas-tugas ini dipisah menjadi dua arus dan tiap arus diproses sendiri-sendiri.
  • Hyper-Threading (HT) memungkinkan 2 pekerjaan untuk dijalankan pada saat yang sama (paralel). Dengan HT, anda bisa menjalankan beberapa aplikasi sekaligus tanpa merasakan lagging/lamban.
  • L2 Cache: memori kecepatan tinggi tempat menyimpan data yang sering dipakai oleh CPU. RAM juga memori tetapi aksesnya lebih lamban. PC dengan L2 Cache yang besar memungkinkan lebih banyak data yang bisa diakses dari memori ini sehingga keseluruhan sistem bekerja lebih cepat. Cache ini disebut juga secondary cache dan mempunyai chip sendiri; sedangkan primary cache biasanya didalam CPU itu sendiri. Ukurang cache ada yang 512Kb sampai 2Mb atau lebih.
  • Front Side Bus: Mempengaruhi kecepatan data transfer dari CPU ke RAM dan graphics card dan sebaliknya. PC dengan FSB yang tinggi cocok untuk games dan digital media.
  • Execute Disable Bit: Menurunkan ancaman sekuriti dari virus seperti memory buffer overflow dimana aplikasi anti-virus tidak bisa menanggulangi.
  • Enhanced Intel SpeedStep: Menyediakan kemampuan yang maksimal jika diperlukan dan mengurangi jika tidak. Lebih sering dipakai di laptop atau notebook untuk mengirit penggunaan listrik dari baterai.
  • Extended Memory 64 (64-bit): Sistem dengan 32-bit CPU mempunyai maksimum kapasitas 4GB untuk RAM. Untuk menjalankan aplikasi yang besar dan memerlukan memori lebih besar dari 4GB, data extra akan ditulis di hard-disk sehingga memperlambat prosesnya.
Jenis-jenis Processor :
  • Socket, yaitu berbentuk kotak persegi yang terdapat pin (kaki) konektor;
  • Slot, yaitu berbentuk batangan yang ditancapkan pada port yang khusus disediakan untuk processor model slot. Pada umumnya processor jenis slot banyak ditemukan untuk komputer Pentium II dan Pentium III.

Sabtu, 05 Oktober 2013

Konversi Bilangan


Konsep Bilangan dalam Elektronika Digital
Simulasi Konversi Bilangan

Jumat, 13 September 2013

Contoh Rangkaian Jam Digital Dengan AT89S51


        I.            Tujuan
-Agar siswa dapat menguasai software program mikrokontroller;
-Agar siswa dapat merangkai secara mandiri rangkaian elektronik yang berbasis mikrokontroller.

      II.            Alat dan bahan
Alat                                                                                                        Bahan
-Perangkat keras (Laptop)                                                           - Software (ISIS)
-Peralatan tulis (Buku dan Pulpen)                                             - Internet

    III.            Hasil
-Deskripsi umum rangkaian
Rangkaian ini berfungsi sebagai alat penunjuk waktu ata juga disebut sebagai jam, yang memiliki basis digital dengan memakai cara kerja memakai program mikrokontroller.
-Fungsi atau aplikasi dalam kehidupan sehari-hari
Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak lepas dari waktu, maka dari itu untuk mempermudah kita dalam mengetahui waktu. Maka rangkaian ini dapat diaplikasikan sebagai alat penunjuk waktu atau jam digital.
-Prinsip kerja
Mula-mula input tegangan masuk kedalam rangkaian osilaor yang berfungsi sebagai penguat gelombang untuk setiap detik arus menuju ke system mikrokontroller (AT89S51). Lalu dari minichip (IC) dikeluarkan melalui  PDIP (port Dual In Package) menuju display yang menunjukan angka yang dikeluarkan melalui program yang tersimpan dari dalam minichip atau IC AT89S51 tersebut. Sehingga layar display menunjukan angka-angka numeric.




-Gambar rangkaian

    IV.            Kesimpulan
Jadi kesimpulan untuk menghasilkan rangkaian diatas kita membutuhkan 2 rangkaian inti dan satu rangkaian beban. Dua rangkain inti tersebut adalah rangkaian osilator dan rangkaian pull-up, sedangkan rangkaian bebannya yaitu rangkaian beban (display) yang deprogram dengan perintah IC atau mikrokontroller AT89S51.

Minggu, 01 September 2013

Sistem Interfacing

Dalam permasalahan elektronika digital dan komputer, sistem interfacing dapat dikelompokkan dalam dua bagian dasar, yaitu:
1.                 1. Interfacing ke mikroprosesor
2.                 2. Interfacing ke (sistem) mikrokomputer
Arti harafiah kata-kata interfacing adalah suatu perlakuan atau usaha (perangkat keras dan perangkat lunak) untuk menghubungkan “antarmuka” antara dua buah sistem. Sistem ini dapat berupa sistem integrasi antar IC Peripheral, atau sistem integrasi dari suatu sistem hybrid atau sistem rangkaian berbasis mikroprosesor.

Pengertian interface secara lebih umum, biasanya selalu dihubungkan dengan pengertian perlakuan interfacing antara suatu sistem komputer dengan suatu sistem rangkaian luar. Rangkaian luar ini dapat berupa rangkaian switch, relay, LED, seven segment, rangkaian keyboard, modil LCD, unit printer, rangkaian komunikasi serial, peranti ukur elektronik, instrumen dan lain-lain. Dalam dimensi yang lebih besar, interface berlaku pula untuk hubungan antara dua sistem komputer atau lebih.

Ada beberapa kata kunci (keyword) yang perlu diketahui dalam teknik-teknik interfacing, yaitu :
1.            1. Impedances Matching (kesesuaian impedansi).
Impendansi  otput dari peranti/sistem yang di-interface-kan ke peranti/sistem yang lain hendaknya memiliki kesesuaian impedansi. Permasalahan ini akan banyak muncul dalam hal interfacing sistem analog. Aspek ini secara otomatis berpengaruh pula terhadap Voltage dan Current Matching.
2.             2.Logic Matching (kesesuaian Logika, timing dan kontrol).
Dalam analisi rangkaian digital, Logic Matching ini meliputi kompatibilitas kontrol, access time (terutama kemampuan maksimal kecepatan eksekusi dari rangkaian/peripheral yang di-interface-kan), timing (pewaktuan untuk proses transfer data0, dan lain-lain. Dalam dimensi yang lebih besar,aspek kompatibilitas kontrol ini dapat pula meliputi penggunaan tipe-tipe protokol dalam interfacing antar sistem/jaringan komputer.
3.             3.Aspek FAN-IN dan FAN-OUT.

Istilah ini khusus digunakan dalam konteks interfacing antar-gate dalam rangkaian logika Standar perancangan dan analisis yang digunakan adalah menggunakan standar IC TTL (Transistor-transistor Logic).

Minggu, 17 Februari 2013

Gerbang Logika AND (Gate AND)


Gerbang logika merupakan dasar dari pembentukan sistem digital.Gerbang logika beroprasi dengan biner, sehingga disebut juga gerbang logika biner.Tegangan yang digunakan dalam gerbang logika tinggi atau rendah. Tegangan tinggi berarti 1, sedangkan tegangan rendah berarti 0.

Gerbang AND digunakan untuk menghasilkan logika 1 jika semua masukan mempunyai logika 1. Jika tidak maka dihasilkan logika 0. Daftar yang berisi semua kemungkinan keadaan masukan dan keluaran disebut sebagai tabel kebenaran dari gerbang yang bersangkautan.

Dalam ungkapan boole fungsi AND dinyatakan dengan sebuah titik (dot,.) sehingga sebuah gerbang AND yang mempunyai 2 masukan A dan B keluarannya bias dinyatakan sebagai:
F=A.B atau F=B.A




Simbol Gate AND

Gambar Kerja











Tabel Kebenaran Gate AND 2 Input

Sabtu, 08 September 2012

Kondensator Atau Kapasitor



Kondensator


Kondensator atau sering disebut sebagai kapasitor adalah suatu alat yang dapat menyimpan energi di dalam medan listrik, dengan cara mengumpulkan ketidakseimbangan internal dari muatan listrik. Kondensator memiliki satuan yang disebut Farad dari namaMichael Faraday. Kondensator juga dikenal sebagai "kapasitor", namun kata "kondensator" masih dipakai hingga saat ini. Pertama disebut oleh Alessandro Volta seorang ilmuwan Italia pada tahun 1782 (dari bahasa Itali condensatore), berkenaan dengan kemampuan alat untuk menyimpan suatu muatan listrik yang tinggi dibanding komponen lainnya. Kebanyakan bahasa dan negara yang tidak menggunakan bahasa Inggris masih mengacu pada perkataan bahasa Italia "condensatore", bahasa Perancis condensateur, Indonesiadan Jerman Kondensator atau Spanyol Condensador.
  • Kondensator diidentikkan mempunyai dua kaki dan dua kutub yaitu positif dan negatif serta memiliki cairan elektrolit dan biasanya berbentuk tabung.
Polarized kondensator symbol 3.jpg Lambang kondensator (mempunyai kutub) pada skema elektronika.
  • Sedangkan jenis yang satunya lagi kebanyakan nilai kapasitasnya lebih rendah, tidak mempunyai kutub positif atau negatif pada kakinya, kebanyakan berbentuk bulat pipih berwarna coklat, merah, hijau dan lainnya seperti tablet atau kancing baju.
Capacitor symbol.jpg Lambang kapasitor (tidak mempunyai kutub) pada skema elektronika.
Namun kebiasaan dan kondisi serta artikulasi bahasa setiap negara tergantung pada masyarakat yang lebih sering menyebutkannya. Kini kebiasaan orang tersebut hanya menyebutkan salah satu nama yang paling dominan digunakan atau lebih sering didengar. Pada masa kini, kondensator sering disebut kapasitor (capacitor) ataupun sebaliknya yang pada ilmu elektronika disingkat dengan huruf (C).

Kapasitansi



Satuan dari kapasitansi kondensator adalah Farad (F). Namun Farad adalah satuan yang terlalu besar, sehingga digunakan:
  • Pikofarad (pF) = 1\times10^{-12}\,F
  • Nanofarad (nF) = 1\times10^{-9}\,F
  • Microfarad (\mu\,F) = 1\times10^{-6}\,F
Kapasitansi dari kondensator dapat ditentukan dengan rumus:
C=\epsilon_0\epsilon_r\frac{A}{d}
C : Kapasitansi
\epsilon_0 : permitivitas hampa
\epsilon_r : permitivitas relatif
A : luas pelat
d :jarak antar pelat/tebal dielektrik
Adapun cara memperbesar kapasitansi kapasitor atau kondensator dengan jalan:
  1. Menyusunnya berlapis-lapis.
  2. Memperluas permukaan variabel.
  3. Memakai bahan dengan daya tembus besar.
Permitivitas Relatif Dielektrik
DielektrikPermitivitas
Keramik rugi rendah7
Keramik k tinggi50.000
Mika perak6
Kertas4
Film plastik2,8
Polikarbonat2,4
Polistiren3,3
Poliester2,3
Polipropilen8
Elektrolit aluminium25
Elektrolit tantalum35

Wujud dan Macam kondensator





Jenis kondensator

Berdasarkan kegunaannya kondensator dibagi dalam:
  1. Kondensator tetap (nilai kapasitasnya tetap tidak dapat diubah)
  2. Kondensator elektrolit (Electrolite Condenser = Elco)
  3. Kondensator variabel (nilai kapasitasnya dapat diubah-ubah)


1. Kondensator tetap (nilai kapasitasnya tetap tidak dapat diubah)

Kondensator tetap ialah suatu kondensator yang nilainya konstan dan tidak berubah-ubah. Kondensator tetap ada tiga macam bentuk:
  • Kondensator keramik (Ceramic Capacitor)
Bentuknya ada yang bulat tipis, ada yang persegi empat berwarna merah, hijau, coklat dan lain-lain. Dalam pemasangan di papan rangkaian (PCB), boleh dibolak-balik karena tidak mempunyai kaki positif dan negatif. Mempunyai kapasitas mulai dari beberapa piko Farad sampai dengan ratusan Nano Farad (nF). Dengan tegangan kerja maksimal 25 volt sampai 100 volt, tetapi ada juga yang sampai ribuan volt.
Contoh misal pada badannya tertulis = 203, nilai kapasitasnya = 20.000 pF = 20 nF = 0,02 µF.
Jika pada badannya tertulis = 502, nilai kapasitasnya = 5.000 pF = 5 nF = 0,005 µF
  • Kondensator polyester
Pada dasarnya sama saja dengan kondensator keramik begitu juga cara menghitung nilainya. Bentuknya persegi empat seperti permen. Biasanya mempunyai warna merah, hijau, coklat dan sebagainya.
  • Kondensator kertas
Kondensator kertas ini sering disebut juga kondensator padder. Misal pada radio dipasang seri dari spul osilator ke variabel condensator. Nilai kapasitas yang dipakai pada sirkuit oscilator antara lain:
  • Kapasitas 200 pF - 500 pF untuk daerah gelombang menengah (Medium Wave / MW) = 190 meter - 500 meter.
  • Kapasitas 1.000 pF - 2.200 pF untuk daerah gelombang pendek (Short Wave / SW) SW 1 = 40 meter - 130 meter.
  • Kapasitas 2.700 pF - 6.800 pF untuk daerah gelombang SW 1, 2, 3 dan 4, = 13 meter - 49 meter.
Nilai kapasitasnya ada yang tertulis langsung ada juga ada pula yang memakai kode warna.
Gambar dibawah salah satu jenis dari Kondensator Kertas:

2. Kondensator Elektrolit (Electrolite Condenser = Elco)

Kondensator elektrolit atau Electrolytic Condenser (sering disingkat Elco) adalah kondensator yang biasanya berbentuk tabung, mempunyai dua kutub kaki berpolaritas positif dan negatif, ditandai oleh kaki yang panjang positif sedangkan yang pendek negatif atau yang dekat tanda minus ( - ) adalah kaki negatif. Nilai kapasitasnya dari 0,47 µF (mikroFarad) sampai ribuan mikroFarad dengan voltase kerja dari beberapa volt hingga ribuan volt.
Berbagai macam lambang gambar untuk Kapasitor Elektrolit pada skema elektronika :
Polarized capacitor symbol alternative.svg
Polarized capacitor symbol 2.svg
Polarized capacitor symbol 3.svg
Polarized capacitor symbol 4.svg


Tampak pada gambar di atas polaritas negatif pada kaki Kondensator Elektrolit.
Selain kondensator elektrolit yang mempunyai polaritas pada kakinya, ada juga kondensator yang berpolaritas yaitu kondensator solid tantalum.
Kerusakan umum pada kondensator elektrolit di antaranya adalah:
  • Kering (kapasitasnya berubah)
  • Konsleting
  • Meledak, yang dikarenakan salah dalam pemberian tegangan positif dan negatifnya, jika batas maksimum voltase dilampaui juga bisa meledak.

3. Kondensator Variabel

Kondensator variabel dan trimmer adalah jenis kondensator yang kapasitasnya bisa diubah-ubah. Kondensator ini dapat berubah kapasitasnya karena secara fisik mempunyai poros yang dapat diputar dengan menggunakan obeng.



Kondensator variabel

Kondensator variabel terbuat dari logam, mempunyai kapasitas maksimum sekitar 100 pF (pikoFarad) sampai 500 pF (100pF = 0.0001µF).
Kondensator variabel dengan spul antena dan spul osilator berfungsi sebagai pemilihgelombang frekuensi tertentu yang akan ditangkap.
Variable capacitor symbol 2.svg Lambang gambar untuk Kondensator Variable pada skema elektronika




Kondensator trimer

Sedangkan kondensator trimer dipasang paralel dengan variabel kondensator berfungsi untuk mengatur pemilihan gelombang frekuensi tersebut.
Kondensator trimer mempunyai kapasitas di bawah 100 pF (pikoFarad).
Lambang gambar untuk Kondensator Trimer pada skema elektronika:
Trimmer capacitor symbol GOST.svg

Kerusakan umumnya terjadi jika:
  1. Korsleting
  2. Setengah korsleting (penangkapan gelombang pemancar menjadi tidak normal)



Jika anda tidak mempunyai Adobe Reader, silahkan klik disini untuk mendownloadnya.